Sepak Bola mengubah dunia

7-gerald-asamoah

Di tahun 1994, masuknya Bolivia ke final Piala Dunia merupakan salah satu kejutan bagi olah raga di kawasan negara tertinggal. Di bawah kepemimpinan Marco Etcheverry, Bolivia mengalahkan Brasil 2-0 di ajang Pra Piala Dunia di La Paz, ibu kota Bolivia. Saya ingat bahwa Etcheverry, dikenal dengan julukan “El Diablo”, merupakan idola dari jutaan rakyat Bolivia saat itu. Ini adalah salah satu momen olah raga terbaik dalam sejarah Bolivia sejak 1978. Saat itu, Bolivia, di bawah pimpinan Guadalupe Yanez, lolos ke Piala Dunia FIFA Wanita di Seoul, ibu kota Korea Selatan.

Menurut pendapat saya, Piala Dunia FIFA merupakan ajang sepak bola yang paling dinanti-nati. Ferenc Puskas, lahir April 1926, di Budapest, Hungaria, mencatatkan debutnya dalam pertandingan persahabatan menghadapi Austria di usia lima belas tahun. Di abad lalu, Puskas mewakilkan dua negara sekaligus Hungaria, mantan negara komunis, dan Spanyol. Saat itu, Stanamaria bermain untuk Uruguay dan juga Spanyol. Secara tradisoinal pemain Amerika punya keturunan langsung dari Amerika Latin dan Afrika: Hugo Perez (El Salvador), Tab Ramos (Uruguay), Claudio Reyna (Argentina), Josmer Altidore (Haiti) dan Freddy Addu (Ghana).

Saat ini, Gerald Asamoah, lahir di Accra (Ghana), salah satu pemain bola terbaik di Jerman. Sementara Alex Alessandro Santos, lahir di Brasil, adalah seorang pemain Jepang. Santos bermain beberapa kali untuk Jepang, termasuk penampilan di Piala Dunia Jerman 2006.

Secara pribadi, saya pikir abad ini akan jadi “Keajaiban sepak bola” di negara tertinggal. Pantai Gading, lolos ke Piala Dunia FIFA 2006, 2010 dan 2014. Angola mencatatkan debutnya di Jerman. Trinidad-Tobago juga mencatatkan debutnya di Piala Dunia. Paraguay memenangkan medali perak di ajang Olimpiade musim panas di Atena.

Salah satu perubahan besar terjadi dalam Copa America 2001 ketika Kolombia berhasil meraih gelar Copa pertama mereka. Euforia kemenangan tersebut berhasil mendorong adanya gencatan senjata yang dilaksanakan ketika rakyat mereka berhenti melakukan aktifitas apa pun dan menonton serta mendukung langsung timnas mereka berlaga di ajang sepak bola.

Share Button